Jumat, 04 Januari 2013

Bahaya Parfum & Produk Kecantikan Bisa Buat Orang Sakit?


Parfume

Setiap harinya, hampir semua wanita menggunakan parfum dan produk kecantikan. Namun ada penelitian yang mengungkapkan bahwa produk perawatan itu bisa merugikan kesehatan. Benarkah?

Dikutip dari Prevention internasional, sebuah penelitian terbaru dari University of Rochester menemukan bahwa semakin banyak produk kecantikan yang digunakan maka semakin banyak pula kandungan kimia yang muncul pada urin mereka. Mengapa hal itu dirasa penting?

Alasannya karena beberapa produk kecantikan dan produk rumah tangga diketahui mengandung bisphenol A (BPA) dan phthalates, zat yang dapat menyebabkan cacat lahir pada tikus dan juga dipercaya mengakibatkan masalah sama pada manusia.
"Adanya penelitian ini benar-benar menunjukkan seberapa sering kita menggunakan produk perawatan pribadi kepada tubuh dan kita mengekspos diri terhadap kandungan yang ada di dalam produk itu, "ujar Lauren Parlett, penulis penelitian dan seorang kandidat kedokteran untuk Department of Public Health Sciences di University of Rochester.

Dalam penelitiannya, Parlett menguji hubungan antara penggunaan produk kecantikan dan tingkat zat kimia pada tubuh secara keseluruhan kepada beberapa wanita di Amerika. Penelitian yang sama ini juga menemukan bahwa parfum mengandung phthalates, salah satu bahan kimia yang dapat mengganggu sistem hormon, diabetes, dan meningkatkan berat badan.

Dibandingkan dengan wanita yang tidak memakai parfum selama 24 jam sebelum tes urin, mereka yang menyemprotkan wewangian memiliki 2,9 kali konsentrasi bahan kimia MEP lebih besar pada urinya. Menurut penelitian di 2010 yang dipulikasikan pada Environmental Health Perspectives, MEP merupakan phthalate yang sering dihubungkan dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Parlett menjelaskan bahwa, "Banyak produk parfum yang mengandung bahan kimia yang dapat memperbaikik wangi tubuh, dan bahan kimia yang mungkin mengandung phthalates ini meresap ke dalam kulit. Wanita yang menggunakan deodoran, cat kuku atau cairan penghilang cat kuku pada hari sebelumnya memiliki tingkap MEP dua kali lebih tinggi ketimbang mereka yang tidak."

Tidak lagi menggunakan produk perawatan tubuh jelas bukan hal yang mudah. Oleh karena itu Parlett menyarankan agar Anda mulai mengurangi penggunaannya dengan mengganti produk perawatan berbahan alami. Misalnya menggunakan produk kecantikan yang tidak mengandung pewangi buatan.
=============================================
Jadi Cantik itu Penting.. Tapi Sesungguhnya Kecantikan Sesungguhnya bukan pada Wajah atau tubuh anda, melainkan pada Kepribadian!!!
Follow twitter @ardas__bgenk or Facebook : Hardiansyah GS
email : drh.hardiansyah@gmail.com

1 komentar:

  1. teriamakasih banyak... ternyata ada dampak burknya ya...

    http://obatasliindonesia.com/obat-herbal-migren-sehat-alami/

    BalasHapus